DIMENSI STRUKTUR ORGANISASI
Tinjauan mengenai struktur organisasi biasanya cukup dengan menggunakan
parameter dibawah ini tetapi pada kasus-kasus teetentu seseorang ahli organisasi
menggunakan pengukuran yang lebih rinci untuk menjelaskan dimensi-dimensi lain
yang tidak tercakup dalam 3 ukuran utama itu.
Contoh-
contoh lain ukuran sentralisasi adalah :
1. Proporsi
kerja dimana para pelaksananya berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan
jumlah areal atau bidang dimana mereka berpartisipasi.
2. Indeks
pengukuran yang menetapkan dimana pusat (focus) pengambilan keputusn berkaitan
dengan kebijakan- kebijakan besar maupun spesifik.
3. Tingkat
sharing informasi diantara unit- unit dan derajat partisipasi dalam perencanaan
jangka panjang.
DEPARTEMENTALISASI
Departementalisasi adalah proses mengkombinasikan tugas ke dalam
kelompok-kelompok atau departemen-departemen contohnya adalah :
1. Departementalisasi fungsional
2. Departemen atas dasar produk
3. Departemen atas dasar wilayah
4. Departemen atas dasar pelanggan
MODEL DESAIN ORGANISASI
Pada penerapannya, model
desain orgranisasi terdiri dari 2 model, yaitu Desain organisasi Mekanistik dan
Desain organisasi orgranik.
1. Desain Organisasi
Mekanistik.
Proses kepemimpinan tidak mencakup persepsi
tentang keyakinan dan kepercayaan.
Proses motivasi hanya menyadap motif fisik,
rasa, aman, dan ekonomik melalui perasaan takut dan sanksi.
Proses komunikasi berlangsung sedemikian
rupa sehingga informasi mengalir ke bawah dan cenderung terganggu tidak akurat.
Proses interaksi bersifat tertutup dan
terbatas, hanya sedikit pengaruh bawahan atas tujuan dan metode departemental.
Proses pengambilan keputusan hanya di
tingkat atas, keputusan Relatif.
Proses penyusun tujuan dilakukan di tingat
puncak original, tanpa mendorong adanya partisipasi kelompok.
Proses kendali dipusatkan dan menekankan
upaya memperhalus kesalahan.
2. Desain Orgranisasi Orgranik.
Proses kepemimpinan mencakup persepsi
tentang keyakinan dan kepercayaan antara atasan dan bawahan dalam segala
persoalan.
Proses motivasi berusaha menimbulkan
motivasi melalui metode Partisipasi.
Proses komunikasi berlangsung sedemikian
rupa sehingga informasi mengalir secara bebas keseluruh orgranisasi yaitu ke
atas ke bawah dan kesamping.
Proses interaksi bersifat terbuka dan
ekstensif, bai atasan ataupun bawahan dapat mempengaruhi tujuan dan metode
partemental.
Proses pengambilan keputusan dilaksanakan di
semua tingkatan melalui proses kelompok.
Proses penyusunan tujuan mendorong timbulnya
partisipasi kelompok untuk menetapkan sasaran yang tinggi dan realistis.
Proses kendali menyeber ke seluruh
orgranisasi dan menekan pemecahan masalah dan pengendalian diri.
IMPLIKASI MANAJERIAL DESAIN DAN STRUKTUR
ORGANISASI
Dapat menghasilkan struktur atau susunan
yang berkualitas di dalam suatu organisasi, karena ada teori yang mengatakan
posisi adalah kualitas maka setiap orang yang menempati posisi yang ia kuasai
dalam suatu organisasi akan menghasilkan kontribusi besar dalam suatu
organisasi tersebut.Itulah alasan mengapa diperlukan implikasi manajerial
desain dan struktur organisasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar